Thursday, June 13, 2013

Bali dan Secangkir Kopi

Sebab secangkir kopi di awal pagi adalah sebuah lecutan. Lecutan hangat juga beraroma khas yang membuat hidup terasa lebih hidup. Hari akan terasa janggal dan tak lengkap tanpa secangkir kopi. Maka bagi saya secangkir kopi itu penting kawan. 

Wednesday, June 12, 2013

Pertemuan, Gol A Gong

Pertemuan. Ini memang pertemuan, pertama saya dengan Gol A Gong. Pertemuan di acara "Membaca dan Diskusi Puisi Bersama Gol A Gong". Pertemuan..., adalah juga judul puisi yang paling saya suka pada Kumpulan Puisi-puisi Gol A gong dalam buku berjudul "Membaca Diri"

Saturday, June 8, 2013

Sore Tadi, Diantara Lelaki Stricky dan Lelaki gemulai

Senyatanya, saya lebih suka laki-laki stricky dibandingkan lelaki gemulai. Sebab lelaki stricky sangat gentle. Sedang lelaki gemulai, sulit saya pahami dengan logika saya. Tetapi, tadi sore saya menemukan hal yang membuat saya berpikir ulang tentang hal tersebut. Baca saja kalau kau mau..

Friday, June 7, 2013

Pejabat, Tapi Sikap Preman dan Udik

Tak bisa ditepis, tiba-tiba ingin menulis tentang pejabat dari Kepulauan Bangka-Belitung yang melakukan pemukulan terhadap pramugari Sriwijaya Air itu. Mumpung ada waktu dan mood sedang naik. Baiklah...

Tuesday, June 4, 2013

Palembang Hari Ini: Demontrasi, Tapi Didatangi Bimbo dan Astri Ivo

Seperti kebodohan-kebodohan terdahulu, kebodohan berikutnya terjadi begitu saja jika manusia tak miliki benteng yang kuat. Betapa mudah orang terpicu emosi lalu melakukan aksi-aksi anarkis. Seperti sehembusan angin yang bertiup takkala pengap itu ada, maka rasa syukur akan kesejukan terasa berlipat-lipat...

Sunday, June 2, 2013

Halaman Yang Riuh

Entah telah berapa cangkir kopi mengepul lalu disesap sejak matahari menyingsing tadi. Burung-burung Gereja terbang rendah disela-sela dahan belimbing. Tepat di sisi pagar kayu, sederetan Melati menunaskan diri, pasrah ketika tanah tempatnya tumbuh digemburkan dengan kompos sisa jamur merang itu. Masih banyak lagi...

Sunday, May 26, 2013

Surabaya, Mencari Jejak Leluhur

Siapakah orang yang belum pernah menjejakkan kaki ke tanah leluhur? Mungkin ada. Mungkin banyak. Dan agak menggenaskan, salah satunya adalah saya. Perjalanan sudah banyak dilakukan, hanya perjalanan pulang ke tanah leluhur yang belum pernah saya lakukan. Entah kenapa.

Sunday, May 19, 2013

Kambang Iwak Besak

Namanya begitu, Kambang Iwak Besak. Sebuah taman kota, satu-satunya di Palembang. Maka ketika pagi terbentuk tadi, entah mengapa saya ingin mengunjunginya. Ia eperti memanggil-manggil. Dan benar saja, ia memang memanggil.

Saturday, May 18, 2013

Tentang Kita

adalah langit memandangi kita
hujan mengerjab basahkan dahan
pelangi muncul dan hilang di balik awan
lalu aroma kita bak tanah basah

Wednesday, May 15, 2013

Kopi Lanang, Kopi Betino,

Apakah yang harus dilakukan dengan waktu 2 jam yang kita punya?. Banyak, tergantung kebutuhan. Tergantung pula selera dan situasi yang ada. Maka 2 jam yang saya punya untuk perjalanan Bogor-Soeta ini, ya menulis saja. Judulnya, tepat seperti diatas, Kopi Lanang, Kopi Betino.  Baca saja kalau kau mau...

Thursday, May 9, 2013

Indonesia Mengajar, Sebab membagi Buku Saja Tak Cukup

Jika ada yang bertanya "Apakah pekerjaan paling mulia di muka bumi ini ?"  Saya jawab spontan, Guru!. Ya, guru. Tanpa guru kita tak bisa membaca dan menulis. Bahkan kita tak bisa membaca kehidupan.

Sunday, May 5, 2013

Monolog May

May. Ketika ia tiba, biasa saja. Kukira karena ia bukan sesuatu yang asing. May itu.... terdengar akbrab di telinga. Akrab yang lekat. Seperti tumbuh di kepala dan tak mau pergi. Seperti segumpalan kertas mungil dilipat rapi dan di dalamnya semuanya bertuliskan May..

Thursday, May 2, 2013

Monolog Kelambu

Bila malam tiba, ia dan kelambu adalah seperti Mimi-Mintuna dan cangkangnya. Seperti kau dan jaketmu. Kelambu adalah tirai dimana sesuatu di kepalanya seperti menari. Kadang bertutur seperti nyanyian tak jelas. Muncul dan hilang sendiri tanpa bisa berhenti. Maka petik, petiklah monolog kelambu ini....

Saturday, April 27, 2013

Perempuan, Tersenyumlah..!

Senyum itu...., energi yang memancarkan kekuatan juga keindahan. Senyum itu...., ucapan terimakasih manusia kepada Tuhan. Senyum itu..., sebuah penghargaan yang dipersembahkan manusia kepada kehidupan. Maka perempuan, tersenyumlah..!

Thursday, April 25, 2013

Perempuan dan Awan

Seperti ada yang bertanya, entah kapan, jika kau perempuan, sukakah kau pada awan? Saya jawab, suka. Entah apa jawaban para perempuan lain. Maka pikiran tentang perempuan dan awan itu, seperti menggelitik.